[FISIPHONY] Liga Badminton Fisipol 2019

PRESS RELEASE
KEGIATAN BADMINTON FISIPHONY

Minggu, 24 November 2019 – Team panitia penyelenggaraan serangkaian acara Fisiphony telah memasuki pagelaran terakhirnya yaitu Cabang Olahraga Badminton. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Magelang Utara, pada acara tersebut diikuti oleh 12 Men’s Doubles (Ganda Putra) terbaik dari Hukum, Ilmu Komunikasi dan Administrasi Negara Sebagai ajang tahunan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk yang di fasilitasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP, Fisiphony sudah menjadi wadah guna meningkatkan produktivitas Sumber Daya Mahasiswa melalui bidang keolahragaan.
Badminton sendiri saat ini adalah olahraga yang paling digemari nomor 2 di Indonesia, dengan hal seperti demikian maka kualitas serta pembinaan di tingkat/ jenjang pendidikan haruslah mendapatkan perhatian lebih. Dengan dimasukannya Cabang Olahraga Badminton pada ajang tahunan di FISIPOL melalui Fisiphony maka menjadi harapan baru bagi Kampus Universitas Tidar agar memperoleh prestasi yang membanggakan melalui cabang olahraga Badminton.

Pada ajang kali ini persaingan cukup merata dikarenakan dari Hukum, Ilmu Komunikasi dan Administrasi Negara mengirimkan wakil-wakil terbaiknya untuk berpartisipasi dalam acara ini. Guna memperoleh podium tertinggi. Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan poin 21×3 hal tersebut digunakan agar dapat menyesuaikan dengan event dan turnamen resmi antar Universitas.
Kemampuan dari perwakilan masing-masing jurusan dan program studi tidak terlalu terlihat terjadinya ketimpangan kemampuan dalam memukul shuttlecock. Namun, pada babak semifinals didominasi oleh Hukum dan Administrasi Negara yang menempatkan dua wakilnya. Pola permainan dan skill yang dipertnjukkan di babak semifinals sangat memukau sehingga sering terjadi rally point dan itu membuat pertandingan sangat menarik untuk ditonton. Pada babak final mempertemukan antara perwakilan administrasi negara dan hukum, pertadingan tersebut berlangsung ketat dan menarik. Rangga dan Syaiful oerwakilan dari administrasi negara bermain tanpa tekanan dan beban sehingga mampu tampil all out dan akhirnya dapat mengalahkan perwakilan dari hukum yaitu pasangan Dhudy dan Salman.

Kejuaraan Badminton Fisiphony menghasilkan tiga pasangan yang terbaik sehingga berhak memperoleh .gelar juara 1 yaitu Ramadhani Rangga R dan Muhammad Rizal Syaiful R (Administrasi Negara), juara 2 Dhudy dan Iqbal Salman Hakim (Hukum) serta juara ke 3 diperoleh perwakilan hukum atas nama Syaiful Bahri dan Akbar Zuyun. Kontestasi perjuangan untuk memperoleh gelar juara Badminton telah usai, sehingga dengan hasil yang diperoleh besar harapan dari panitia agar potensi keolahragaan dapat menjadikan suntikan semangat guna mampu berkecimpung di tingkat daerah, nasionalk dan internasipnal.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *